Berita

Pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jeffrie Geovanie/Net

Politik

Daripada Jeffrie Geovanie, Presiden Prabowo Harus Cari Orang Loyal untuk Menteri BUMN

SABTU, 15 MARET 2025 | 17:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto diharapkan menyadari satu dampak buruk, apabila mengangkat pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jeffrie Geovanie, sebagai pengganti Erick Thohir menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jeffrie Geovanie digadang-gadang bakal menjadi Menteri BUMN, dalam perombakan kabinet alias reshuffle usai Idulfitri nanti.

Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara mengamati, isu yang beredar mengenai pengganti Erick Thohir ialah Jeffrie Geovanie ditengarai satu hal.


"Karena sudah terlalu banyak orang dekat Jokowi yang masuk kabinet, dan Jeffrie Geovanie merupakan dedengkot PSI, orang dekat Jokowi," ujar Igor kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 15 Maret 2025. 

Dia menilai, satu hal yang justru patut dipertimbangkan Presiden Prabowo, adalah memastikan pemerintahan yang dijalankannya tidak terpengaruh pihak luar.  

"Bisa menimbulkan stigma bahwa pengaruh Jokowi lebih kuat (jika Jeffrie Geovanie yang diangkat)," tuturnya.

Lebih dari itu, Igor memperkirakan persepsi publik akan semakin negatif apabila Presiden Prabowo tidak memilih sosok yang memang loyal kepadanya sejak lama.

"Politik memang seni dari segala kemungkinan. Tapi sebaiknya Presiden Prabowo mulai mempertimbangkan pengikutnya sendiri yang kompeten," ucapnya.

"Bahkan kalau perlu yang sudah loyal sejak dua kali kekalahan Prabowo di dua Pilpres sebelumnya (2014 dan 2019) oleh Jokowi," tambah Igor.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya