Berita

Lembaga Analisis HAM Indonesia beraudensi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia/Ist

Nusantara

Lembaga Analisis HAM Indonesia Bantu Tegakkan Nilai HAM

SABTU, 15 MARET 2025 | 05:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dengan perwakilan di 12 provinsi di Indonesia, Lembaga Analisis HAM Indonesia berkomitmen membantu Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI dalam menegakkan nilai-nilai HAM di seluruh Indonesia.

Demikian dikatakan Sekjen Lembaga Analisis HAM Indonesia, Aswin Suharjo saat melakukan kunjungan ke Kantor Komnas HAM RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 14 Maret 2025.

"Dalam pertemuan tersebut, kami juga memaparkan program kerja," kata Aswin Suharjo dalam keterangan tertulisnya.


Pertemuan turut dihadiri Wakil Komisioner Bidang Eksternal Komnas HAM Abdul Haris Semendawai dan Wakil Komisioner Bidang Internal Komnas HAM Pramono Ubaid Thantowi.

Sesuai rencana, Lembaga Analisis HAM RI bakal menggelar Pendidikan HAM Nasional pada bulan Mei mendatang. Kegiatan ini akan mendatangkan pembicara dari Komnas HAM RI.

"Perkara HAM di daerah juga akan dilaporkan dan akan dilakukan investigasi oleh Komnas HAM RI, untuk selanjutnya diberikan rekomendasi," kata Bendahara Umum Lembaga Analisis HAM Indonesia Maman Ahmad Jinu.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cinderamata antar dua lembaga dengan kesepakatan untuk memajukan penegakan HAM di Indonesia.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya