Berita

Konferensi pers APBN KiTa pada Kamis 13 Maret 2025/RMOL

Bisnis

Program Makan Bergizi Gratis Sudah Serap Anggaran Rp710,5 Miliar

KAMIS, 13 MARET 2025 | 19:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlaksana sejak awal tahun 2025 tercatat telah menyerap anggaran Rp710,5 miliar hingga 12 Maret 2025.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan dana tersebut telah digunakan untuk memberikan manfaat kepada 2 juta anak di Indonesia.

“Realisasi anggaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sampai 12 Maret 2025 pencairan anggaran sudah mencapai Rp710,5 miliar dan sesuai laporan sudah menjangkau penerima manfaat 2 juta orang," kata Suahasil dalam konferensi Pers APBN Kita pada Kamis 13 Maret 2025.


Program yang merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini ditargetkan menjangkau 17,9 juta penerima manfaat dengan total nilai Rp71 triliun. Sasaran utamanya meliputi 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

“Program MBG mencakup berbagai kelompok penerima, mulai dari siswa pra-sekolah, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK, pondok pesantren, Sekolah Luar Biasa (SLB), balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui,”kata Suahasil.

Ia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar penerima manfaat program ini dimaksimalkan pada tahun 2025, dengan target mencapai 82,9 juta orang. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran akan meningkat menjadi Rp171 triliun.

"Sesuai arahan Presiden, target penerima manfaat harus dimaksimalkan hingga 82,9 juta orang. Oleh karena itu, alokasi anggaran yang dibutuhkan akan mencapai Rp171 triliun," jelas Suahasil.

Saat ini, terdapat 726 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif dalam mendistribusikan program ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah SPPG guna memperluas jangkauan program dan memastikan seluruh target penerima dapat terpenuhi.

"Jumlah SPPG saat ini mencapai 726 unit dan akan terus ditingkatkan untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat," tambahnya.

Kementerian Keuangan menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya