Berita

Presiden Prabowo Subianto dan ratusan rektor yang hadir di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 13 Maret 2025/RMOL

Politik

Perdana Prabowo Undang Rektor Seluruh Indonesia ke Istana

KAMIS, 13 MARET 2025 | 17:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang ratusan pemimpin perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) untuk berdiskusi dan berbuka di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 13 Maret 2025. 

Berdasarkan pantauan RMOL, ratusan rektor dan dekan fakultas mulai berdatangan ke kompleks istana, mengenakan pakaian sipil lengkap sekitar pukul 16.30 WIB. Mereka menuju lokasi pertemuan di halaman tengah Istana. 

Acara dimulai sekitar 16.40 WIB, ketika Prabowo ditemani Sekretaris Kabinet Letkol Teddy dan Menteri Sekretaris Negara Prasetya Hadi memasuki ruangan tengah. Kemudian lagu kebangsaan dinyanyikan. 


Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto maju ke panggung memberikan sambutan. Ia mencatat acara tersebut sebagai peristiwa bersejarah karena baru pertama kali presiden RI bertemu langsung dengan rektor seluruh Indonesia.

Menurut Brian pertemuan itu tidak sekadar seremonial, melainkan tonggak penting dalam upaya bersama menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat riset inovasi dan pencetak sumber daya manusia unggul, yang akan membawa kemajuan nasional. 

"Kita semua berkumpul dalam satu forum yang luar biasa, akan mendengarkan pandangan arahan langsung dari Bapak Presiden, serta berdiskusi secara mendalam tentang masa depan Indonesia," ujarnya. 

Brian mengungkap kegiatan hari ini dihadiri oleh 124 rektor PTN dan 40 rektor PTS seluruh Indonesia. Selanjutnya ada perwakilan dari 18 perguruan tinggi keagamaan, serta 17 LLDT seluruh Indonesia yang merupakan pembina PTS-PTS yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mendikti Saintek yang baru-baru ini diangkat itu mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir untuk menjadikan pertemuan ini sebagai titik tolak bagi kolaborasi kerjasama yang lebih erat.

"Mari kita sama-sama dengarkan dan jadikan referensi berbagai pandangan dan arahan yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden," ujarnya. 

Selanjutnya Prabowo menyampaikan pidato pembuka. Ia mengungkap alasan mengundang para rektor ke Istana adalah untuk saling bertukar pandangan.

"Saya mengundang saudara-saudara sore hari ini untuk memberi penjelasan. Tentang apa yang sudah kita kerjakan, apa yang akan kita kerjakan dalam waktu yang akan datang, dan tentang keadaan, keadaan yang berlaku, di bangsa kita. Dan keadaan yang berlaku di tingkat global di dunia," paparnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nasarudin Umar, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya