Berita

PP KAMMI mengunjungi Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT)/Ist

Nusantara

KAMMI:

Danau Toba Layak jadi Destinasi Wisata Akademik

KAMIS, 13 MARET 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara layak menjadi destinasi wisata akademik bagi mahasiswa asing di Indonesia. 

Demikian dikatakan Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Fathiyakan Abdullah saat bersama Pengurus Wilayah KAMMI Sumatera Utara mengadakan audiensi dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) membahas rencana penyelenggaraan Lake Toba International Student Conference 2025. 

"Banyak mahasiswa internasional yang tertarik untuk mengeksplorasi destinasi ikonik di Indonesia, seperti Bali, Jakarta, Labuan Bajo, dan Lombok," kata Fathiyakan dalam keterangannya, Kamis 13 Maret 2025.


Menurut Fathiyakan, dengan pendekatan yang tepat, Danau Toba juga bisa menjadi bagian dari destinasi unggulan dalam agenda mahasiswa asing.

Wakil Ketua Umum I PP KAMM Wira Putra mengatakan, International Student Conference 2025 bertujuan untuk memadukan pariwisata budaya dan geopark melalui program berbasis edukasi, seni, dan interaksi langsung dengan masyarakat. 

"Ini sekaligus menjadi peluang strategis untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa internasional dengan komunitas lokal serta menarik perhatian berbagai pemangku kepentingan, termasuk kedutaan besar negara asing di Indonesia," kata Wira.

Direktur Pemasaran Pariwisata, Wahyu Dito G. Indharto menjelaskan, pengembangan Danau Toba sebagai destinasi unggulan dapat dikolaborasikan dengan berbagai program BPODT, seperti event 1.000 Tenda yang melibatkan pemuda dalam kegiatan kemping, diskusi, dan festival budaya. 

Sementara itu, perwakilan Youth Edu-Volunteer Geopark Kaldera Toba, Gito Pardede menambahkan bahwa Danau Toba bukan sekadar objek wisata alam dan budaya, tetapi juga bagian dari UNESCO Global Geopark.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya