Berita

Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno/Rep

Nusantara

Bos TVRI Bantah Lecehkan ASN

KAMIS, 13 MARET 2025 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno membantah  tuduhan telah melecehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat membahas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI pada Senin 10 Maret 2025.

Isu ini mencuat setelah beredar sebuah video dengan judul "Dirut TVRI Pakai AI untuk Bikin Presentasi Program: Kalau Gunakan ASN Agak Susah." 

Iman menegaskan bahwa pernyataannya telah dipotong sehingga maknanya berubah.


"Tidak benar saya melecehkan ASN. Saya di-framing seolah-olah saya melecehkan ASN. Padahal, konteksnya harus utuh," kata Iman lewat keterangan resminya, Kamis 13 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa TVRI membutuhkan SDM kreatif untuk bersaing di industri digital, termasuk sutradara, editor, animator, dan AI engineer

Namun, banyak profesi ini tidak termasuk dalam formasi CASN yang disediakan pemerintah, sementara rekrutmen pegawai TVRI juga masih bergantung pada Kementerian Komunikasi dan Digital.

"Jadi, pemaparan saya ke Panja RUU Penyiaran di Komisi I DPR itu berjudul "Konsep Baru Penyiaran Dalam Transformasi Digital"," sambungnya.

Meskipun menghadapi tantangan, Iman memastikan TVRI terus menjalankan tugasnya sebagai lembaga penyiaran publik. Namun, ia menekankan perlunya solusi agar TVRI bisa lebih kompetitif di era digital.

"Di tengah keterbatasan SDM, kami melakukan kolaborasi dengan konten kreator dan AI specialist. Mereka konten kreator mau membantu TVRI untuk bisa beradaptasi dengan industri kreatif," tandas Iman.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya