Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/RMOL

Politik

Hari Ini Sri Mulyani Umumkan Kinerja APBN

KAMIS, 13 MARET 2025 | 06:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah tertunda, kinerja APBN Januari dan Februari akan dipaparkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, pada hari ini, Kamis 13 Maret 2025.

Hal ini diungkapkan langsung Sri Mulyani usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu sore 12 Maret 2025.

"Iya. Januari dan Februari," ungkap Sri Mulyani saat dikonfirmasi soal rencana pemaparan kinerja APBN.


Paparan kinerja APBN Januari 2025 memang tak kunjung dilakukan Sri Mulyani. Seharusnya, Menkeu memaparkannya pada Februari lalu.

Kali terakhir Sri Mulyani memaparkan kinerja APBN adalah pada 6 Januari 2025 untuk periode Desember 2024 soal kaleidoskop APBN 2024.

Di sisi lain, Sri Mulyani enggan berkomentar terkait penerimaan pajak Januari yang dikabarkan anjlok. Kabar yang beredar, penerimaan pajak anjlok usai penerapan Coretax

"Besok saja di konferensi pers saya ya," jawab Sri Mulyani.

Sebelumnya, materi tentang penerimaan pajak anjlok tercantum dalam dokumen kinerja APBN Januari 2025 yang sempat dipublikasikan Kementerian Keuangan di situs resminya pada Rabu pagi, 12 Maret 2025. Namun, belakangan pihak Kemenkeu menarik dokumen tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu, Deni Surjantoro, membenarkan hal tersebut. Kemenkeu beralasan, penarikan dokumen tersebut dari situs resmi agar bisa disampaikan lebih komprehensif pada konferensi pers APBN KiTA pada hari ini, Kamis 13 Maret 2025.

"Iya tapi kita takedown dulu karena kebetulan konpers APBN KiTA dimajukan besok jam 10 pagi, sehingga maksudnya agar besok sekalian APBN KiTA bisa dijelaskan secara lebih komprehensif," ujar Deni.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya