Berita

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani di Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 12 Maret 2025/Ist

Nusantara

Harapan Kementerian P2MI

Jebolan PTDI-STTD Siap Penuhi Kebutuhan User Luar Negeri

RABU, 12 MARET 2025 | 20:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) terus berupaya mencari calon-calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang handal dan berkualitas. Salah satunya upaya itu dilakukan dengan menyasar lembaga-lembaga pendidikan.

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, mengunjungi Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 12 Maret 2025. 

Dalam kunjungannya, Christina awalnya pesimis PTDI-STTD bisa menyumbangkan calon pekerja migran untuk bekerja di luar negeri, karena lulusan dari politeknik milik Kementerian Perhubungan ini terserap di berbagai institusi dengan ikatan dinas.


"Sebetulnya saya agak lemas, karena kebanyakan lulusannya sudah terserap. Padahal tujuan utama saya talent scouting, mencari yang mau dan ingin tahu soal peluang kerja di luar negeri," katanya disambut riuh taruna PTDI-STTD.

Namun setelah mendengar penjelasan dari Direktur PTDI-STTD, mantan Anggota Komisi I DPR ini kembali optimis. Pasalnya, lembaga pendidikan tersebut ternyata juga membuka kelas-kelas mandiri berbagai jurusan yang berhubungan dengan transportasi darat termasuk perkeretaapian.

"Mereka ini yang menjadi peluang Kementerian P2MI untuk disasar sebagai calon pekerja migran Indonesia. Tentunya nanti dengan pengayaan kompetensi dan desain kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan user di luar negeri. Termasuk pelatihan bahasa," ungkap politisi Partai Golkar ini.

Ia lantas mengungkapkan sejumlah peluang kerja di luar negeri yang bisa dikerjasamakan dengan lulusan dari PTDI-STTD.

"Yang kita bidik saat ini adalah sektor sopir bus di Arab Saudi dan kami optimis ke depan bisa merambah sektor-sektor lain seperti perkeretaapian yang juga memerlukan banyak tenaga seperti masinis, electrician, ground handling dan lain-lain," bebernya.

“PTDI-STTD juga memiliki kompetensi sebagai institusi vokasi yang berkualitas dan profesional. Kementerian P2MI siap bekerja sama ke depannya,” demikian Christina.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya