Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pakar Kebijakan Publik Minta Audit Menyeluruh Coretax

RABU, 12 MARET 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pakar kebijakan publik dari UPN Achmad Nur Hidayat menuturkan pemerintah harus segera melakukan audit menyeluruh coretax.

Menurut dia, amblesnya penerimaan pajak ini imbas dari permasalahan implementasi coretax atau sistem inti administrasi perpajakan yang baru diluncurkan awal Januari 2025 lalu.

"Audit menyeluruh coretax," ucap Achmad Nur Hidayat kepada wartawan, Rabu 12 Maret 2025.


Ia menjelaskan bahwa penurunan pajak di awal 2025 ini memiliki dua makna. 

"Makna pertama adalah penurunan kemampuan riil ekonomi publik dan makna kedua adalah sinyal krisis administrasi perpajakan akibat coretax," tutupnya.

Kementerian Keuangan melaporkan hasil realisasi penerimaan pajak lewat dokumen APBN KiTa edisi Februari 2025 yang berisi data fiskal per Januari 2025.

Dalam dokumen APBN KiTa itu disebutkan penerimaan pajak bulan Januari 2025 turun 41,86 persen atau hanya Rp88,89 triliun dibandingkan Januari 2024 di angka Rp152,89 triliun.

Adapun total penerimaan perpajakan, yang terdiri dari pajak dan bea cukai, mencapai Rp157,31 triliun pada Januari 2025. Angka tersebut menurun 34,4 persen dibandingkan realisasi penerimaan perpajakan pada Januari 2024 sebesar Rp175,8 triliun.

Data tersebut mengurai realisasi penerimaan pajak Rp88,89 triliun pada Januari 2025 itu setara 4,06 persen dari target pajak tahun ini sebesar Rp2.189,31 triliun.

Untuk realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp26,29 triliun pada Januari 2025.

Angka tersebut lebih tinggi daripada realisasi kepabeanan dan cukai pada Januari 2024 sebesar Rp22,91 triliun.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya