Berita

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar, MQ Iswara/Ist

Nusantara

Efisiensi Lampaui Target, Waka DPRD Jabar: Semua Dialihkan ke Pembangunan

SELASA, 11 MARET 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat membuahkan hasil.

Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025, efisiensi DPRD dan Pemprov Jabar telah melampaui target.

"Alhamdulillah kami DPRD dan Pemprov Jabar sudah melakukan efisiensi di berbagai belanja perjalanan dinas, belanja makan minum, perjalanan ke luar negeri, rapat-rapat di luar kantor, sewa gedung, ATK dan belanja-belanja yang tidak terlalu prioritas semua kami pangkas," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar, MQ Iswara dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, 11 Maret 2024.


Iswara mengungkapkan, sekitar Rp5 triliun lebih anggaran efisiensi sudah dikumpulkan. Angka ini sesuai target yang dicanangkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

"Hasilnya melebihi target awal. Ditargetkan sekitar Rp4 triliun, nyatanya hari ini kita berhasil efisiensi sekitar Rp5,5 triliun," imbuh Iswara saat menggelar Reses II masa sidang 2024-2025 di Aula Yayasan Esa Nugraha, Kecamatan Regol, Kota Bandung ini.

Politisi Partai Golkar itu menyebut, hasil efisiensi anggaran ini akan dialihkan untuk pembangunan yang lebih berkualitas, seperti infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi, fasilitas dan sarana kesehatan untuk menurunkan angka stunting, elektrifikasi dan fasilitas lalin, hingga ruang kelas baru (RKB).

"Prinsipnya semua hasil efisiensi ini akan dialihkan untuk pembangunan yang lebih berkualitas di Jabar menuju Jawa Barat Istimewa," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya