Berita

Rapat kerja Komisi IV DPR bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 11 Maret 2025/RMOL

Politik

Titiek Ngadu ke Mentan Gudang Beras Bulog Banyak Kutu

SELASA, 11 MARET 2025 | 17:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto memberikan laporan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tentang beras bulog yang banyak kutunya.

Hal itu disampaikan wanita yang karib disapa Titiek Soeharto ini ketika rapat kerja bersama Menteri Pertanian membahas tentang efisiensi anggaran dan isu strategis lainya di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 11 Maret 2025.

Ia menuturkan telah melakukan kunjungan kerja ke daerah pilihannya yakni di Yogyakarta dan ditemukan banyak beras sisa impor yang banyak kutu.


“Pada reses lalu pada kunjungan kerja yang lalu, saya memimpin tim ke Yogya, dan kami meninjau gudang Bulog, di situ kami menemukan masih banyak beras beras sisa impor yang lalu di dalam gudang Bulog yang sudah banyak kutunya,” kata Titiek Soeharto dalam rapat.

Pihaknya meminta Kementan untuk memanfaatkan beras sisa impor tersebut, lantaran tidak bisa dikonsumsi untuk masyarakat.

“Mohon segera diapakan, mungkin kalau dikonsumsi manusia sudah tidak layak lagi, mohon segera dimanfaatkan beras impor ini,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya