Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Kedelai di CBOT Tergelincir ke Level Terendah Satu Pekan

SELASA, 11 MARET 2025 | 15:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga kedelai Chicago merosot untuk sesi ketiga berturut-turut, di tengah melimpahnya pasokan Brasil. 

Dikutip dari Reuters, pada perdagangan Selasa 11 Maret 2025 harga gandum dan jagung juga turun, terbebani kejatuhan pasar saham. 

"Di pasar, ada banyak kedelai di Amerika Selatan, yang akan menjadi pesaing bagi kacang-kacangan Amerika Serikat," kata seorang trader biji-bijian. Ia juga mengingatkan perlambatan permintaan China.


Kontrak kedelai yang paling aktif di Chicago Board of Trade (CBOT) turun 0,25 persen atau 2,50 Dolar AS menjadi 1.011,50 Dolar AS per bushel.

Sementara, gandum CBOT merosot 0,89 persen atau 5,00 Dolar AS menjadi 557,50 Dolar AS per bushel. Jagung turun 0,21 persen atau 1,00 Dolar AS menjadi 471,00 Dolar AS per bushel.

Indeks harga konsumen China pada Februari gagal memenuhi ekspektasi dan turun pada laju tertajam dalam 13 bulan.

Pelaku pasar menunggu laporan permintaan/penawaran bulanan dari Departemen Pertanian Amerika (USDA) yang akan dirilis hari ini. 

Laporan tersebut akan mempertimbangkan kebijakan perdagangan yang berlaku saat proyeksi untuk biji-bijian dan kedelai diterbitkan, kata seorang pejabat lembaga tersebut, Kamis.

Harga ekspor gandum Rusia terus menurun untuk pekan kedua berturut-turut, tetapi belum kembali kompetitif terhadap biji-bijian Eropa.

Trader juga mencermati kekhawatiran tentang kekeringan di wilayah pertanian Amerika dan Rusia -- khususnya di beberapa bagian dataran selatan AS, tempat tanaman gandum hard red tumbuh dan membutuhkan kelembaban.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya