Berita

Suasana rapat pembahasan pertama Revisi UU TNI di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa, 11 Maret 2025/RMOL

Politik

Pembahasan Tingkat I Revisi UU TNI di DPR Dihadiri Menkeu Hingga Menhan

SELASA, 11 MARET 2025 | 14:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri Hukum (Menkum), Menteri Keuangan (Menkeu), Menteri Pertahanan (Menhan) hingga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa, 11 Maret 2025. 

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPR Utut Adianto itu terkait pembicaraan tingkat I dalam rangka pembahasan perubahan atas UU Nomor 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Rapat Komisi I dengan Menhum, Menkeu, Menhan, dan Mensesneg saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ujar Utut.  


Dalam rapat tersebut, Utut juga mengungkapkan bahwa Komisi I DPR telah menerima surat presiden (Surpres) revisi UU TNI tertanggal 13 Februari 2025.

“Kami telah menerima surat dari Bapak Presiden tertanggal 13 Februari (2025), itu kita tayangkan,” jelas Legislator PDIP ini.

Selanjutnya, Utut pun mempersilakan perwakilan pemerintah untuk membahas RUU TNI bersama Komisi I DPR. 

“Dan yang menjadi wakil dari Bapak Presiden adalah Menhum, Menkeu, Menhan, dan Mensesneg baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri untuk mewakili pemerintah dalam pembahasan RUU,” demikian Utut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya