Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Polandia Mau Naikkan Pajak Teknologi, AS Langsung Kasih Ultimatum

SELASA, 11 MARET 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Polandia berencana menerapkan pajak baru yang ditujukan kepada perusahaan teknologi besar dalam beberapa bulan mendatang. Menteri Digitalisasi Polandia, Krzysztof Gawkowski, mengumumkan rencana ini pada Senin, 10 Maret 2025 waktu setempat.

Menanggapi rencana tersebut, Thomas Rose, yang baru saja dinominasikan oleh Presiden Donald Trump sebagai Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Polandia, menyatakan ketidaksetujuannya. 

Ia menilai bahwa penerapan pajak baru ini akan merugikan Polandia dan merusak hubungan antara kedua negara.


"Tidak cerdas! Pajak yang merugikan diri sendiri ini hanya akan merugikan Polandia dan hubungannya dengan AS," tulis Rose di X, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa 11 Maret 2025.

"Presiden Trump akan membalasnya, seperti yang seharusnya. Batalkan pajak ini untuk menghindari konsekuensinya!," lanjutnya.

Saat ini, tarif pajak perusahaan di Polandia adalah 19 persen. Pajak ini berlaku untuk semua perusahaan yang beroperasi di negara tersebut, termasuk perusahaan teknologi besar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya