Berita

Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

KPU Komitmen Jalankan PSU Pilkada 2024 Sesuai Aturan

SELASA, 11 MARET 2025 | 00:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertekad agar pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di 24 daerah minim pelanggaran oleh penyelenggara. 

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dalam rapat kerja (Raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 10 Maret 2025.

Sosok yang kerap disapa Afif itu memastikan pelaksanaan PSU di 24 daerah seperti yang diperintahkan Mahkamah Konstitusi (MK) akan dijalankan jajarannya dengan profesional.


"Ya kita supervisi, kita tekankan teman-teman untuk sangat berhati-hati dan juga melakukan kerja-kerja sesuai dengan aturan lah," ujar Afif.

Afif menegaskan, segala bentuk pengulangan pelanggaran jajarannya di daerah yang terbukti dalam sidang perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) 2024 akan diminimalkan.

"Yang pasti ini pembelajaran untuk kemudian tidak terulang lagi," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI itu memastikan, langkah pencegahan akan dilakukan KPU RI kepada jajaran sebelum pelaksanaan PSU dimulai.

"Kita supervisi dengan sangat ketat teman-teman ini. Untuk kemudian tidak terulang lagi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya.

"Pedomani aturan, dipedomani, koordinasi dengan semua pihak dilakukan," demikian Afif.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya