Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga CPO Merosot 2,42 Persen

SENIN, 10 MARET 2025 | 17:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak sawit mentah (CPO) tercatat merosot pada perdagangan Senin 10 Maret 2025, setelah mencatat kenaikan selama tiga hari berturut sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives, kontrak berjangka CPO turun 2,42 persen ke level 4.514 ringgit per ton hingga pukul 16.14 WIB. 

Pelemahan ini terjadi akibat aksi ambil untung setelah harga menyentuh level tertinggi dalam dua pekan pada perdagangan sebelumnya.


Selain aksi ambil untung, pasar juga terpengaruh oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap ketegangan perdagangan global. 

China dikabarkan berencana menerapkan tarif impor pada minyak lobak dan bungkil lobak dari Kanada, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada pasar minyak nabati secara keseluruhan.

Data bulanan Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan bahwa ekspor minyak sawit Malaysia pada Februari mengalami penurunan tajam 16,27 persen dibanding bulan sebelumnya, mencapai 1 juta ton, yang merupakan level terendah dalam empat tahun terakhir.

Namun, penurunan lebih lanjut tertahan oleh laporan industri yang mencatat stok minyak sawit Malaysia pada akhir Februari menyusut 4,31 persen menjadi 1,51 juta ton. 

Hal ini merupakan penurunan bulanan kelima berturut-turut sekaligus level terendah sejak April 2023.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya