Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal/Ist

Nusantara

Tuntut Pesangon dan THR

Partai Buruh Bakal Gelar Aksi Lima Hari di Pabrik Sritex

MINGGU, 09 MARET 2025 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi unjuk rasa selama lima hari di depan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 10 hingga 15 Maret 2025.

Selain itu, aksi serupa juga akan berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Jakarta, pada 11 Maret 2025.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan aksi ini bertujuan menuntut kejelasan pesangon dan tunjangan hari raya (THR) bagi buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), serta meminta pemerintah turun tangan dalam menyelesaikan konflik ketenagakerjaan di PT Sritex.


"PHK buruh Sritex tidak sah atau illegal karena tidak ada kesepakatan tertulis bipartit dan tidak ada anjuran tertulis dari pemerintah (Menaker) mengenai hak-hak yang didapat oleh buruh yang ter-PHK," kata Said Iqbal lewat keterangan resminya, Minggu 9 Maret 2025.

Partai Buruh juga menuntut diusutnya dugaan uang koperasi karyawan yang dipinjam oknum pimpinan perusahaan dan belum dikembalikan, serta lebih dari 1.200 buruh berpotensi tidak mendapatkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) karena dianggap mengundurkan diri.

"Padahal JKP adalah hak buruh yang ter-PHK dengan alasan apa pun," sambung Iqbal.

Sementara itu, aksi di Kantor Kemnaker RI akan menyoroti isu lebih luas, termasuk desakan agar Menaker mengeluarkan perjanjian tertulis untuk melindungi buruh Sritex.

Pencabutan Permendag No. 8 Tahun 2023 yang dinilai merugikan pekerja, penolakan terhadap gelombang PHK di berbagai industri, serta pembayaran THR bagi pengemudi ojek online (ojol).



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya