Berita

Menteri KKP) Wahyu Sakti Trenggono mengantar Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam dan istri menuju mobil di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Minggu siang, 9 Maret 2025/Repro

Dunia

Menteri KP dan Gubernur Jakarta Sambut Sekjen Partai Komunis Vietnam

MINGGU, 09 MARET 2025 | 14:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat yang membawa Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam dan rombongan tiba di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma pada Minggu, 9 Maret 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. 

Berdasarkan siaran langsung kanal Youtube Sekretariat Presiden RI, tampak pasukan jajar kehormatan bersiap menuju lokasi penyambutan, dengan karpet biru sudah terbentang di sana. 

Sejumlah pejabat pemerintah juga bersiap di barisannya untuk menyambut To Lam. Mereka adalah Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Wahyu Sakti Trenggono dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.


Dari kedutaan besar, tampak hadir Duta Besar Vietnam di Indonesia, Ta Van Thong, dan Duta Besar Vietnam untuk ASEAN Ton Thi Ngoc Huong. 

Sekjen To Lam yang terlihat mengenakan setelan jas biru dongker turun dari pesawat bersama sang istri yang tampak anggun memakai pakaian tradisional ao dai yakni tunik panjang berwarna hijau. 

To Lam langsung bersalaman dengan Menteri PKP, Gubernur Jakarta, dan diplomat Vietnam yang hadir. 

Menteri Trenggono yang mewakili Presiden Prabowo Subianto mengantar To Lam dan istri menuju mobil yang telah siap diujung karpet biru. 

Dentuman meriam juga mengiringi ketika To Lam dan istri berjalanan menuju mobil yang akan mengantarnya ke tempat mereka beristirahat.

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat, 7 Maret 2025, kunjungan To Lam ke Indonesia menjadi momen bersejarah karena bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam. 

To Lam akan berada di Indonesia dari tanggal 9-11 Maret 2025. Ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas peluang kerja sama strategis guna membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.  

"Dengan kunjungan Sekjen To Lam, rencana akan disepakati berbagai kerja sama yang inovatif untuk sama-sama mencapai visi tersebut dengan meningkatkan kerja sama yang fokus pada bidang food security (pertanian dan perikanan), digital, renewable energy dan high tech industry," ungkap Kemlu RI. 

Selain bertemu Prabowo, Sekjen To Lam juga dijadwalkan bertemu dengan Ketua MPR, DPR, dan DPD RI, serta menghadiri forum bisnis guna mendorong kolaborasi lebih erat antara pengusaha Indonesia dan Vietnam.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya