Berita

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu para pengusaha/Ist

Politik

Beda dari Jokowi, Prabowo Tak Kucing-kucingan Ketemu Pengusaha

MINGGU, 09 MARET 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pengusaha dan konglomerat terkaya di Indonesia secara terbuka dan transparan, tidak mau kucing-kucingan seperti pemerintahan Joko Widodo sebelumnya.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, pertemuan Prabowo dengan para pengusaha dan konglomerat terkaya di Indonesia. di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis 6 Maret 2025 dan Jumat 7 Maret 2025, menunjukkan keterbukaan.

"Kepentingan utama bangsa di atas segalanya bagi Prabowo. Tentunya itu menjadi yang utama pastinya ditawarkan oleh Prabowo kepada para taipan-taipan tersebut," kata Hari kepada RMOL, Minggu 9 Maret 2025.


Hari menilai, Prabowo sudah selesai dengan kehidupannya, berbeda dengan Jokowi dan keluarga yang kagetan. Sehingga, Prabowo akan lebih transparan ketika bertemu dengan para konglomerat Indonesia.

"Transparan lebih dikedepankan oleh Prabowo karena tidak mau kucing-kucingan seperti pemerintahan sebelumnya. Selama demi keutuhan merah putih tentunya persatuan lebih diutamakan dibandingankan kepentingan oligarki," pungkas Hari.

Selain miliarder asal AS Ray Dalio, pertemuan Presiden Prabowo juga melibatkan penguasa Indonesia yakni Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang merupakan pemilik Jhonlin Group, pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, dan pemilik Salim Group Anthony Salim, serta pemilik Adaro Boy Thohir.

Selain itu, Ketua Kadin Anindya Bakrie, Bos Lippo James Riady, konglomerat Medco Energy Hilmi Panigoro, Bos Sinar Mas Franky Oesman Widjaja, Bos Barito Pacific Prajogo Pangestu, Bos Trans Corp Chairul Tanjung hingga Bos Artha Graha Tomy Winata.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya