Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 7 Maret 2025/RMOL

Politik

Waketum Golkar Nilai Revisi Disertasi Bahlil Hal yang Lumrah

SABTU, 08 MARET 2025 | 01:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Universitas Indonesia (UI) yang meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, merevisi disertasinya dinilai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, sebagai hal yang lumrah.

Menurut Adies, proses revisi dalam sebuah karya ilmiah merupakan rangkaian prosedur biasa yang mesti dilalui setiap mahasiswa sebelum meraih gelar akademik.

"Revisi itu juga mengkonfirmasi bahwa tudingan plagiat yang sebelumnya dialamatkan kepada ketua umum kami itu dengan sendirinya terbantahkan," kata Adies lewat keterangan resminya, Jumat 7 Maret 2025.


Adies pun meminta UI sebagai kampus ternama untuk lebih teliti dalam membina mahasiswa dan membuat keputusan. Sebagai perguruan tinggi yang kredibel, nama besar UI tentu dipertaruhkan dalam setiap keputusan yang diambil.

"Saya kira ini pelajaran bukan hanya bagi UI, tetapi untuk kampus-kampus besar lainnya," tegas Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Sementara itu, Bahlil mengatakan, sebagai mahasiswa dirinya akan mengikuti semua ketentuan yang berlaku di UI. Ketua Umum Partai Golkar itu pun menyatakan akan segera melakukan perbaikan atas karya disertasinya.

"Saya kan mahasiswa, apapun yang diputuskan oleh UI saya akan ikut. Tapi yang saya tahu memang perbaikan, ya kita perbaiki, karena memang saya belum mengajukan perbaikan," kata Bahlil di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 7 Maret 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya