Berita

Prabowo berada satu meja dengan para konglomerat Indonesia di Istana Kepresidenan, Kamis, 6 Maret 2025/Instagram

Politik

Pertemuan Prabowo dan Para Taipan Secara Terbuka Menampar Jokowi

JUMAT, 07 MARET 2025 | 23:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Presiden Prabowo Subianto mengundang para konglomerat di Istana Kepresidenan selama dua hari berturut-turut punya makna mendalam.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, cara Prabowo mengundang para konglomerat ini sebagai gebrakan baru. Prabowo mengungkap pertemuan dengan 8 konglomerat secara terbuka kepada publik, hal yang jarang terjadi di era Presiden Joko Widodo.

"Ini seperti 'menampar' Jokowi. Memang selama ini pertemuan Jokowi dengan para taipan kan dilakukan di kamar gelap (tidak terbuka kepada publik)," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 7 Maret 2025.


Muslim lantas mengungkit pengakuan salah satu investor Ibukota Nusantara (IKN) yang justru mengungkap kondisi terkini megaproyek di Kalimantan Timur itu kepada media massa.

"Ada pengakuan konglomerat yang menyelamatkan muka Presiden Jokowi soal investor di IKN yang dibilang ratusan dari berbagai negara, buktinya itu bohong belaka. Itu salah bukti dari pertemuan di antara Jokowi dengan konglomerat dilakukan di kamar gelap," terang Muslim.

Di sisi lain, Muslim menilai publikasi pertemuan presiden dan para konglomerat mencerminkan Prabowo tidak mau cawe-cawe.

"Barangkali itu bentuk transparansi dari Prabowo," pungkas Muslim.

Pada Kamis, 6 Maret 2025, Prabowo bertemu 8 konglomerat Indonesia di Istana Kepresidenan. Mereka adalah pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan dan Anthony Salim; pemilik Grup Artha Graha, Tomy Winata; pemilik Adaro Boy Thohir; pemilik Lippo Group, James Riady; konglomerat Medco Energy, Hilmi Panigoro; bos Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja; pemilik Barito Pacific, Prajogo Pangestu.

Prabowo kembali melakukan pertemuan dengan 8 konglomerat itu hari ini, Jumat, 7 Maret 2025. Dalam pertemuan di istana, hadir pula pemilik Trans Corp, Chairul Tanjung; pengusaha Indonesia Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dan miliarder AS, Ray Dalio.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya