Berita

Ketua KADIN Indonesia Anindya Bakrie di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 7 Maret 2025/RMOL

Politik

Ketua KADIN Ajak Pengusaha Solid Jelang Pertemuan dengan Prabowo di Istana

JUMAT, 07 MARET 2025 | 15:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang menteri, KADIN Indonesia, dan sejumlah konglomerat ke Istana Merdeka pada Jumat siang, 7 Maret 2025. 

Menurut Ketua KADIN Indonesia, Anindya Bakrie pertemuan itu akan diisi dengan pemberian arahan dari presiden terkait persoalan ekonomi dan bisnis. 

"Jadi kita dengarkanlah tapi yang pasti kalo di KADIN itu pastikan fokusnya ke dunia usaha bagaimana bisa mengentaskan kemiskinan, pertumbuhan juga jalan menuju 8 persen," ungkapnya kepada awak media ketika sampai di kompleks Istana Merdeka, Jakarta sekitar pukul 14.15 WIB.


Anindya menyerukan penguatan kerja sama di antara para pengusaha di tengah kondisi ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian. 

"Kita musti kompak. KADIN itu kan termasuk juga pemain-pemain pelaku di daerah termasuk pengusahanya maupun perusahaannya," tegasnya. 

Ketua KADIN itu berharap pertemuan antara para pengusaha menteri dan presiden akan menciptakan iklim yang sehat. 

"Ada beberapa teman pengusaha yang hadir ya kita ciptakanlah iklim yang sehat kepastian hukum yang baik tapi tujuannya justru seperti saat ini kita mesti kompak," kata dia lagi. 

Berdasarkan broadcast undangan yang tersebar, para pengusaha yang diundang ke Istana yakni Anthony Salim, Sugianto Kusuma, Prajogo Pangest, Boy Thohir, Franky Wijaya,  Dato Tahir, James Riady, Tomi Winata, Chairul Tanjung,  H. Isam, dan Hilmi Panigoro. 

Sementara pejabat pemerintah yang hadir di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Hadir juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri BUMN Erick Thohir dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya