Berita

Ketua Presidium Nasional Gerakan Kader Beringin (GKB), Leriadi di Kejaksaan Agung/Ist

Hukum

Kader Golkar Desak Kejagung Periksa Ahok

KAMIS, 06 MARET 2025 | 18:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kejaksaan Agung (Kejagung) didorong segera memeriksa Komisaris Utama PT Pertamina periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Desakan tersebut disampaikan kader Golkar, Leriadi dengan mendatangi Gedung Kejagung, Jakarta, Kamis, 6 Maret 2025. Sebagai mantan Komut Pertamina, Ahok diyakini mengetahui seluk-beluk dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang sedang diusut Kejagung.

"Kami juga memberikan pernyataan dukungan dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham ke Kejagung agar Ahok segera diperiksa. Ahok pasti tahu persoalan itu karena pernah menjadi Komut," kata Leriadi.


Leriadi yang juga Ketua Presidium Nasional Gerakan Kader Beringin (GKB) ini optimis Kejagung bisa mengusut kasus yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp193,7 triliun per tahun itu.

"Ahok kami yakini bisa menjadi saksi kunci yang bisa menambah penjelasan dalam penguatan kasus tersebut kepada Kejagung," sambungnya.

Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah sebelumnya juga sudah berbicara soal peluang memanggil mantan Komut PT Pertamina, Ahok dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah.

Dijelaskan Febrie, saat ini Kejagung masih melakukan proses penyidikan. Kejagung juga sudah mulai memanggil beberapa pihak untuk menjadi saksi, mulai dari pejabat Kementerian ESDM hingga influencer otomotif Fitra Eri.

"Proses penyidikan masih berjalan. Nanti pihak-pihak yang kita anggap perlu membuktikan, pasti diperiksa," kata Febrie, Rabu, 5 Maret 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya