Berita

Parkir di Pasar Cijantung, Jakarta Timur/Ist

Nusantara

Merugi Terus, Kembalikan Pengelolaan Parkir Pasar Jaya ke UPT

KAMIS, 06 MARET 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengelolaan parkir di pasar tradisional oleh Perumda Pasar Jaya dinilai merugi dan tidak efektif.

Pengamat sosial dan perkotaan, Primus Wawo mengatakan, sejak pengelolaan parkir diberikan kepada Perumda Pasar Jaya pada era Gubernur DKI Jakart Anies Baswedan, terjadi penurunan pendapatan parkir secara signifikan.

"Dari yang semula bisa mencapai Rp80 miliar per tahun saat dikelola Unit Pengelola Parkir (UPT) Parkir Dinas Perhubungan, kini turun menjadi Rp30 miliar," kata Primus dalam keterangannya, Kamis 6 Maret 2025.


Primus juga menyebut ada tunggakan pembayaran dari beberapa perusahaan pihak ketiga yang mengelola parkir, seperti PT MKK, PT MPV, dan PT BMS. Akibatnya, Perumda Pasar Jaya diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp80 miliar sejak 2017.

Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengonfirmasi adanya tunggakan tersebut. 

Primus menilai lemahnya pengawasan dan kurang profesionalnya manajemen Perumda Pasar Jaya menjadi faktor utama masalah ini.

"Kami mengusulkan kepada Gubernur Pramono Anung agar pengelolaan parkir dikembalikan ke UPT Parkir sesuai tugas pokok dan fungsinya," kata Primus.

Primus menekankan Perumda Pasar Jaya sebaiknya fokus pada pengelolaan pasar tradisional. Sementara sektor parkir ditangani oleh pihak yang lebih kompeten untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya