Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PMI Manufaktur RI Capai Rekor Tertinggi, Kemenkeu Waspadai Risiko Global

RABU, 05 MARET 2025 | 15:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Februari 2025 tercatat menunjukkan tren positif.

Berdasarkan laporan S&P Global Purchasing Manager’s Index Februari 2025, PMI manufaktur Indonesia meningkat ke level 53,6 dari bulan sebelumnya yang berada di angka 51,9.

“Ini (level PMI Manufaktur) tertinggi dalam 11 bulan terakhir,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam pernyataan tertulis dikutip Rabu 5 Maret 2024.


Dalam periode ini, PMI Manufaktur Indonesia menjadi yang tertinggi setelah India. Kepala BKF itu menjelaskan, peningkatan tersebut didorong oleh lonjakan pesanan baru, peningkatan produksi, serta aktivitas pembelian yang lebih baik.

“Meskipun perekonomian global dan situasi geopolitik saat ini membawa tantangan besar dan sulit diprediksi, capaian ini memberikan harapan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Febrio.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap bersikap hati-hati terhadap perubahan kondisi global. Menurutnya, kebijakan terus diperkuat untuk mendukung sektor manufaktur serta menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di samping itu, mayoritas negara lain juga tercatat mengalami perbaikan PMI meskipun masih dalam zona kontraksi. Namun beberapa mitra dagang utama Indonesia mencatatkan ekspansi, seperti Amerika Serikat (AS) yang mencapai level 51,6, China 50,8, dan India 57,1.

“Ini menunjukkan permintaan global yang tetap solid, namun ketidakpastian ekonomi global serta dinamika geopolitik tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai,” ujar Febrio.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya