Berita

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono/Ist

Politik

Jasa Raharja Siapkan Strategi Layani Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

RABU, 05 MARET 2025 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berbagai strategi disiapkan PT Jasa Raharja bersama PT Jasa Marga, dan PT Hutama Karya dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan balik pada periode Idulfitri 2025.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono dalam Konferensi Pers Kesiapan Jasa Marga, Hutama Karya, dan Jasa Raharja dalam Persiapan Ramadan dan Idul Fitri 2025 yang digelar di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta.

Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa PT Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait perlindungan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas.


Dalam upaya menekan fatalitas dari risiko kecelakaan, kata Rivan, setidaknya sudah ada 2.694 rumah sakit yang terintegrasi dengan baik dalam pelayanan mudik dan balik.

"Tidak hanya rumah sakit, tapi kami memastikan bahwa 508 polres, dan bahkan di bulan Juni tahun ini 1062 polsek, kami pastikan juga terintegrasi dengan program yang kami buat, melalui program IRSMS maupun DORS dari Polri,” ujar Rivan, Rabu 5 Maret 2025.

Terkait dengan persiapan Ramadan dan Idulfitri 2025, Rivan menyampaikan bahwa PT Jasa Raharja juga telah mempersiapkan diri untuk mendukung Operasi Ketupat 2025 yang dikoordinasikan oleh Korlantas Polri.

Persiapan telah dilakukan sejak menjelang Ramadan dengan melakukan survei jalur mulai dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung; Pelabuhan Merak, Banten; dan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

"Bersama Korlantas Polri dan para stakeholder, tim juga melakukan survei dengan menyusuri jalan tol dan jalan nasional di Pulau Jawa," tuturnya.

Rivan juga memastikan kesiapan personel dilakukan di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi di Pulau yang sangat padat.

"Kami akan membuka posko di 22 titik rawan untuk memberi pelayanan bagi pemudik, khususnya bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya