Berita

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono/Ist

Nusantara

Ibas Ajak Generasi Muda Tinggalkan Sifat FOMO

RABU, 05 MARET 2025 | 10:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemberdayaan generasi muda melalui pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) adalah bagian tidak terpisahkan dari strategi nasional untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Hal ini disampaikan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dalam Diskusi Kebangsaan “Kreatif Berkarya, Muda Berjaya: Ekonomi Kreatif New Engine of Growth”, Selasa 4 Maret 2025. 

Ibas mengatakan, salah satu tipsnya adalah dengan menjauhi sifat FOMO (Fear of Missing Out) dan membangun sifat YONO (You Only Need One). 


"Target pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ekonomi tumbuh 8 persen. Sehingga ekonomi kreatif salah satu yang memiliki peran strategis sebagai new engine of growth,” kata Ibas dikutip Rabu 5 Maret 2025.

Ibas kemudian membahas bagaimana pertumbuhan ekraf di Indonesia yang sudah dikembangkan sejak era cetak biru ekonomi kreatif Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sehingga kemudian terus berkembang hingga saat ini berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) yang naik drastis dari Rp500 triliun menjadi Rp1.400 triliun serta menyerap lapangan kerja hingga 27 juta orang. 

“Ini menandakan peranan ekraf sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi bangsa dan Gen Milenial serta Gen Z adalah aktor utamanya. Ekraf Indonesia ternyata juga diminati dunia karena memiliki nilai ekspor hingga 12,36 miliar dolar,” kata Ibas. 

Politikus Demokrat ini selanjutnya mengajak pelaku ekraf untuk terus memupuk optimisme, berkembang, berinovasi, dan berkarya.

"Jangan pernah takut untuk mencoba dan menciptakan sesuatu yang baru. Jaga identitas bangsa, inklusif menggunakan kearifan lokal dalam cita rasa dan karya," pungkas Ibas.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya