Berita

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil (kanan)/Ist

Nusantara

DPRD Kota Bogor Gandeng Peradi Perkuat Bantuan Hukum

RABU, 05 MARET 2025 | 05:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bogor di ruang kerjanya.

Pertemuan ini dihadiri delapan aktivis Peradi untuk membahas berbagai isu hukum yang menjadi perhatian bersama.

Sebagai Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman menegaskan komitmennya dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD, yaitu Pembentukan Perda, penganggaran, dan pengawasan. 


"DPRD Kota Bogor memiliki peran strategis dalam membentuk regulasi yang berpihak kepada masyarakat, memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif, serta mengawasi implementasi kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai aturan," tutur Adityawarman dalam keterangannya, Selasa malam, 4 Maret 2025. 

Politisi Senior PKS ini menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi hukum seperti Peradi, untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik. 

Menurutnya, keterlibatan Peradi dalam memberikan masukan dan advokasi terhadap isu-isu hukum dapat membantu masyarakat Kota Bogor mendapatkan perlindungan hukum yang lebih baik. 

"Selama ini, DPRD Kota Bogor senantiasa mengedepankan keadilan  bagi masyarakat. Dengan adanya sinergi yang baik dengan Peradi, kami berharap dapat memperkuat akses bantuan hukum bagi masyarakat Kota Bogor," jelasnya.  

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPC Peradi Kota Bogor, Gunara, menyoroti dua isu utama yang menjadi perhatian Peradi, yakni bahaya narkoba serta kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peradi Kota Bogor aktif dalam melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna mencegah penyalahgunaan narkoba serta memberikan pendampingan hukum kepada korban kekerasan. 

Sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan (Dapil) Bogor Tengah dan Bogor Timur, Adityawarman melihat urgensi dalam penanganan permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat. 

"Warga Kota Bogor membutuhkan perlindungan hukum yang cepat dan tepat. Kami akan terus memperjuangkan kebijakan yang dapat membantu masyarakat mendapatkan keadilan yang mereka butuhkan," tegasnya. 

Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis akademis dalam membangun sistem hukum yang lebih baik. 

Lanjut dia, penguatan kelembagaan dan kolaborasi dengan akademisi serta praktisi hukum dapat menciptakan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. 

Sebagai politisi senior Kota Bogor, doktor lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini memiliki pengalaman panjang dalam membangun sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. 

"Kerja sama antara DPRD Kota Bogor dan Peradi ini adalah langkah yang baik untuk memperkuat penegakan hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor. Kami siap mendukung berbagai program yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bogor,” imbuhnya. 

“Semoga kolaborasi ini, nantinya dapat memberi solusi berbagai permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat sehingga segala sesuatunya dapat tertangani dengan lebih baik, serta semakin banyak warga Kota Bogor yang mendapatkan akses terhadap bantuan hukum yang mereka perlukan," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya