Berita

Ilustrasi telur ayam/RMOL

Bisnis

Harga Telur Ayam di Makassar Tembus Rp51 Ribu/Kg

SELASA, 04 MARET 2025 | 19:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga telur ayam di Makassar tercatat mencapai Rp51 ribu/kg, melonjak 70 persen melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp30 ribu/kg.

Kenaikan ini bahkan membuat harga telur lebih mahal dibanding daging ayam yang hanya dibanderol Rp31 ribu/kg.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencurigai, fenomena ini terjadi akibat praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat di pasar. 


"Survei yang kami lakukan memang harga tur ayam di Makassar sangat tinggi sekali," kata Anggota KPPU, Eugenia Mardanugraha, Selasa, 4 Maret 2025.

Kanwil KPPU Makassar akan menindaklanjuti perilaku pedagang telur ayam yang menyebabkan lonjakan harga tersebut. Menurut Eugenia, rantai pasok telur ayam yang panjang menjadi salah satu faktor yang perlu diteliti lebih lanjut. 

KPPU juga akan mengkaji apakah lonjakan harga ini disebabkan oleh faktor alami, seperti gangguan produksi akibat penyakit unggas yang mewabah, atau adanya indikasi kartel di antara pedagang.

"Apakah ada kolusi atau kartel di antara para pedagang telur ayam? Jadi yang tinggi itu di pasar tradisional, pasar modern, atau misal disebabkan wabah?" tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya