Berita

Hasil pemantauan KPPU terkait Harga Pangan di Awal Ramadan/Tangkapan layar

Bisnis

KPPU Ungkap Cabai dan Telur Dimonopoli 50 Persen Lebih Mahal

SELASA, 04 MARET 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap adanya dugaan praktik monopoli dan usaha tidak sehat pada mayoritas komoditas pangan di pasar regional dan modern dengan harga jual melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil survei di tujuh kantor wilayah KPPU, yakni Medan, Lampung, Bandung, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Yogyakarta, ditemukan adanya kenaikan harga terutama menjelang Ramadan, ketika permintaan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.

Direktur Ekonomi KPPU, Mulyawan Ranamanggala, menyebutkan beberapa komoditas yang dijual di atas HET, antara lain beras medium, beras premium, telur ayam, bawang putih, minyak goreng curah, Minyak Kita, cabai rawit, dan gula pasir.


"Kondisi ini tentu saja sangatlah mengkhawatirkan, mengapa? Karena kebutuhan-kebutuhan harga komoditas-komoditas inilah yang permintaannya akan selalu mengalami kenaikan pada saat bulan puasa dan hari raya lebaran nanti," kata Mulyawan dalam konferensi pers KPPU terkait harga pangan di awal Ramadhan, Selasa 4 Maret 2025.

Dari hasil pemantauan, telur ayam dan cabai rawit menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling tinggi melebihi 50 persen dari harga yang ditetapkan pemerintah.

"Yang paling tertinggi kami temukan deviasi harganya dari HET dan harga acuan penjualan (HAP) yaitu cabai rawit bisa mencapai 50 persen, kemudian telur ayam ini bisa mencapai 70 persen dari HET,” ungkapnya.

Kondisi ini membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak untuk memastikan harga pangan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk segera mengatasi kelangkaan pasokan ini supaya harganya tidak lagi meningkat secara tidak terkendali seperti itu," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya