Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Brent dan WTI Tersungkur, Ini Biang Keroknya

SELASA, 04 MARET 2025 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak turun sekitar 2 persen ke level terendah dalam 12 pekan. 

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent turun 1,19 Dolar AS atau 1,6 persen menjadi 71,62 Dolar AS per barel, pada penutupan perdagangan Senin, 3 Maret 2025 atau Selasa pagi WIB.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,39 Dolar AS atau 2,0 persen menjadi 68,37 Dolar AS per barel. 


Ini merupakan harga terendah Brent sejak 6 Desember 2024 dan WTI sejak 9 Desember 2024.

Menurut Bob Yawger, analis energi dari Mizuho, harga minyak sedang menghadapi tekanan dari berbagai faktor. 

Salah satunya adalah keputusan OPEC+, yang tetap pada rencana mereka untuk meningkatkan produksi minyak mulai April. Sejak 2022, kelompok negara produsen minyak ini telah memangkas produksi sebesar 5,85 juta barel per hari atau sekitar 5,7 persen dari pasokan global, sebagai upaya menjaga harga tetap stabil.

Selain itu, data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan perlambatan di sektor manufaktur, yang bisa berdampak pada menurunnya permintaan minyak. 

Faktor lain yang ikut mempengaruhi pasar minyak adalah perkembangan dalam pembicaraan damai antara Ukraina dan Rusia yang masih menemui jalan buntu.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya