Berita

Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di halaman depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu, 2 Maret 2025/Ist

Nusantara

Khofifah Ajak Warga Guyub Wujudkan Gerbang Baru Nusantara

SELASA, 04 MARET 2025 | 06:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Tasyakuran dan Doa Bersama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di halaman depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu, 2 Maret 2025.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukurnya bisa kembali mengabdi bagi masyarakat Jatim bersama Wagub Emil Dardak.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada masyarakat karena telah berkontribusi dalam Pilkada serentak 2024 lalu. 


Khofifah menegaskan, Pilkada telah usai, maka perbedaan politik yang timbul saat Pilkada harus ditanggalkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk guyub rukun mewujudkan Jatim Gerbang Baru Nusantara.

"Saya dan Mas Emil menyampaikan terima kasih kepada panjenengan semua. Yang memilih nomor 1 adalah masyarakat Jawa Timur, yang memilih nomor 2 juga masyarakat Jawa Timur, yang memilih nomor 3 juga masyarakat Jawa Timur. Sekarang tidak ada nomor yang ada adalah masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin, 3 Maret 2025

"Untuk itu, mari kita bersatu padu, kita bergotong-royong, kita bergandengan tangan, kita bersama-sama guyub rukun membangun Jawa Timur dan mewujudkan Jatim Gerbang Baru Nusantara," lanjut dia. 

Khofifah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Jawa Timur dengan kerja keras, kerja produktif dan energi positif yang dimiliki masing-masing.

Ia menyebut kondisi politik Jawa Timur membaik. Tidak ada lagi sekat dan persaingan, semua melebur menjadi satu, maju bersama demi pembangunan Jatim.

"Dulu kami didukung 15 partai, namun hari ini yang datang ada 16 partai, artinya saat ini partai politik di Jawa Timur sudah menjadi kekuatan pilar demokrasi yang menyatu dengan kepentingan membangun Jawa Timur," jelasnya.

"Terima kasih semuanya, salam guyub rukun untuk semuanya. Sekali lagi mari sama-sama kita bangun Jatim menuju Gerbang Baru Nusantara," imbuh dia.

Senada, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa komitmennya bersama Gubernur Khofifah adalah mewujudkan visi-misi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara.

"Gerbang Baru Nusantara ini adalah visi misi kami, adalah cita-cita dari masyarakat Jawa Timur. Ibu Gubernur selalu meminta bahwa strategi pembangunan kita harus bisa menangkap peluang dari pusat," kata Emil.

Emil juga mengingatkan kepada Kepala Perangkat Daerah untuk selalu mengikuti trend yang berkembang baik di nasional maupun dunia. Hal ini patut dilakukan sebagai modal bagi Jatim dalam bersaing di tengah era globalisasi.

Politikus Demokrat itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi bersama. Tujuannya adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat Jatim. 

"Kita juga ingin Jawa Timur ini majunya berkeadilan. Berkeadilan bagi yang tua maupun muda, yang tinggal di gunung maupun di pantai, yang laki-laki maupun yang perempuan. Semuanya termasuk saudara-saudaraku yang punya kebutuhan khusus semuanya diperhatikan oleh Ibu Gubernur kita," pungkas Emil

Di akhir gelaran tersebut, Khofifah-Emil melakukan buka puasa bersama masyarakat Jatim di halaman depan Grahadi. Serta dilanjutkan dengan Salat Maghrib dan Salat Tarawih berjamaah.

Sementara masyarakat turut disuguhi pertunjukan seni barongsai, Reog Ponorogo, dan alunan musik Tong-Tong khas Sumenep. Serta tausyiah oleh Imam Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, KH A Muzakky Alhafidz.

Turut hadir Sekdaprov Jatim Adhy Karyono bersama jajaran Forkopimda Jatim, Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim, jajaran instansi vertikal, BUMD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya