Berita

Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka/RMOL

Politik

Impor Biang Kerok Harga Pangan Meroket di Bulan Ramadan

SELASA, 04 MARET 2025 | 00:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu biang kerok meroketnya harga pangan saat ini karena ketergantungan terhadap impor.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka ketika rapat kerja bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso membahas soal ketersediaan pangan di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Senin 3 Maret 2025.

Menurutnya, pemerintah tidak mampu mengendalikan impor bahan pangan yang masuk ke Indonesia, sehingga harga-harga meningkat tajam. 


Terlebih saat memasuki bulan suci Ramadan dan jelang Lebaran lantaran permintaan pangan cukup tinggi, namun ketersediaan rendah.

“Ketergantungan pada impor, kebijakan impor tidak terkendali sehingga harga tidak stabil,” tegas Rieke dalam rapat.

Legislator dari Fraksi PDIP ini menambahkan, kurangnya pengawasan dari pemerintah di pasaran juga menjadi faktor penyebab meroketnya harga bahan pangan. 

“Kurangnya pengawasan sehingga adanya praktik monopoli dan penimbunan,” tegas Oneng akrab disapa.

Ia mengatakan pemerintah harus menyudahi bilang kenaikan harga pangan disebabkan karena permintaan yang meningkat. 

"Ramadan yang penuh berkah. Akhirnya berkahnya bukan bagi mereka yang membutuhkan pangan pada saat Ramadan,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya