Berita

Anggota Komisi VI DPR, Firnando Hadityo Ganinduto/Ist

Politik

DPR Semprot Kemendag Tidak Punya Program Jelas Atasi Harga Pangan

SENIN, 03 MARET 2025 | 21:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Perdagangan (Kemendag) dituntut mengeluarkan program yang jelas untuk menstabilkan harga pangan selama Ramadan dan menghadapi Idulfitri 1446 Hijriah.

Desakan tersebut disampaikan anggota Komisi VI DPR, Firnando Hadityo Ganinduto agar masyarakat bawah tidak selalu berkeluh kesah dengan kenaikan harga bahan pokok setiap menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Saya berdiskusi dengan masyarakat sekaligus menelepon beberapa pasar di kecamatan. Ternyata hasilnya beberapa bahan pangan naik. Misalnya, minyak goreng naik sampai Rp20 ribu, lalu gula pasir Rp19 ribu,” kata Firnando saat rapat bersama Kemendag di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 3 Maret 2025.


Dari kacamata dia, kinerja Mendag Budi Santoso dinilai lambat merespons gejolak harga pangan di lapangan. Padahal, kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok sudah naik jauh sebelum Ramadan.

“Pak Mendag menindaklanjuti (kenaikan harga pangan) dengan Rakortas pada 26 Februari 2025. Jadi program bapak ini sangat mepet sekali dengan bulan Ramadan, 1 Maret 2025,” kritik politisi Golkar ini.

"Bapak tidak berlaku cepat, padahal kami berharap ada program yang cepat meredam harga selama Ramadan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya