Berita

Kepala Pusat Kajian Maritim Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Kapusjianmar Seskoal) Laksamana Pertama TNI Salim (kanan) di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin, 3 Maret 2025/Ist

Pertahanan

Kapusjianmar Bekali Mahasiswa UIN Yogyakarta Wawasan Keamanan Siber

SENIN, 03 MARET 2025 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Serangan siber menjadi ancaman serius yang dihadapi negara dalam melindungi keamanan dan keselamatan rakyat. Terutama terkait perlindungan terhadap data pribadi warga negara.

Hal itu menjadi pembahasan pokok dalam acara Kuliah Umum Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga bertajuk ‘Cyber Security: Perlindungan Terhadap Data dan Privasi di Era Digital’ yang digelar di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum), Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin, 3 Maret 2025.

Dalam acara itu, Kepala Pusat Kajian Maritim Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Kapusjianmar Seskoal) Laksamana Pertama TNI Salim bertindak sebagai pemateri utama yang memberikan pembekalan kepada mahasiswa UIN Sunan Kalijaga soal wawasan kebangsaan dan keamanan siber.


Laksma Salim menyebut ancaman siber semakin meningkat seiring dinamika yang terjadi di era digital. Ancaman tersebut tidak hanya menyasar ranah sipil tetapi juga militer.

Kandidat Doktor di Universitas Airlangga (Unair) itu menjelaskan untuk mengantisipasi itu, diperlukan beberapa langkah strategis. Di antaranya pemutakhiran teknologi, pembenahan regulasi serta penyiapan SDM andal di bidang digital dan keamanan siber.

“Kita saat ini sedang menyiapkan regulasi seperti revisi UU ITE, UU Perlindungan Data Pribadi, semuanya masih berproses,” jelas Salim.

Namun, perwira tinggi TNI AL yang aktif menulis buku ini menyebut banyak kendala yang dihadapi di saat Indonesia memperkuat keamanan sibernya. Pasalnya, perangkat-perangkat yang dibutuhkan dalam menghadapi ancaman tersebut berbiaya tinggi (high cost). 

“Saya berharap adik-adik mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ada yang menjadi ahli di bidang siber untuk mengantisipasi segala ancaman yang terjadi guna terciptanya ketahanan siber bagi Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Kaprodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Mokhamad Mahfud menyatakan bahwa antara ilmu agama dan penguasaan teknologi harus menjalan beriringan untuk mencapai kemaslahatan umat dan bangsa.

“Kalian semua para calon pemimpin bangsa, carilah ilmu sebanyak-banyaknya yang bermanfaat agar berguna bagi bangsa dan negara,” pungkas Mahfud.

Antusiasme begitu tinggi dari mahasiswa untuk bertanya mengenai materi yang dipaparkan Kapusjianmar. Laksma Salim pun menghadiahkan buku karyanya berjudul ‘"Basic Knowledge of Cyber Security" kepada mahasiswa yang bertanya. Buku tersebut memiliki sumber-sumber yang diperoleh dari negara-negara Eropa dan NATO, sehingga sangat kaya khazanah.         

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya