Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Rp16.480 Usai PMI Manufaktur Naik ke Rekor Tertinggi

SENIN, 03 MARET 2025 | 19:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah ditutup di level Rp16.480 per Dolar AS pada perdagangan Senin 3 Maret 2025.

Mata uang Garuda itu menguat 115 poin atau 0,70 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan Rupiah ke posisi Rp16.506 per dolar AS pada perdagangan sore ini.


Menguatnya mata uang Rupiah ini terjadi setelah Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia dari S&P Global tercatat naik ke 53,6 Februari 2024, dari 51,9 pada bulan sebelumnya. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam 11 bulan, yang menandakan pemulihan pada sektor produksi barang RI.

Di samping itu, pada perdagangan hari ini, mata uang Asia ditutup bervariasi. Baht Thailand turun 0,11 persen, Yuan China anjlok 0,18 persen, dan Peso Filipina naik 0,12 persen.

Selanjutnya Yen Jepang naik 0,15 persen, dan Ringgit Malaysia melemah 0,09 persen.

Di sisi lain mata uang negara maju mayoritas menguat. Poundsterling Inggris naik 0,14 persen, Euro Eropa tumbuh 0,30 persen, dan Franc Swiss naik 0,11 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya