Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

KPK Didesak Panggil Mendag dan Mentan soal Mafia Bawang Putih

SENIN, 03 MARET 2025 | 14:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk segera memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terkait kasus mafia bawang putih. 

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan, Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian sangat layak dipanggil KPK karena tata kelola penyediaan bawang putih di dalam negeri diurus dua kementerian tersebut. 

Sehingga, menurutnya, apabila terjadi permasalahan stok dan juga harga bawang putih, bahkan ada kebijakan impor yang tidak tepat jumlahnya, maka dua kementerian itu harus bertanggungjawab. 


"Ya harus dipanggil dulu untuk ke KPK diminta keterangannya, kesaksiannya dulu," ujar Trubus kepada RMOL, Senin 3 Maret 2025.

Trubus berharap penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi bisa cepat ditangani, karena berkaitan dengan kerugian yang akan ditanggung negara. 

"Kalau memang ditemukan dua alat bukti, ya langsung tetapkan tersangka, itu yang paling penting," sambungnya. 

Lebih dari itu, dosen kebijakan publik Universitas Trisakti itu memandang, kebijakan Presiden Prabowo Subianto terhadap perilaku korupsi tidak ada ampun, sehingga akan diberantas hingga ke akar-akarnya.

"Dia (KPK) punya data petunjuk awal, terus dari situ dia tinggal memanggil menteri yang bertanggung jawab, nanti terus dirigennya, baru nanti ke termasuk dipanggil juga pelaku-pelaku usaha yang bermain di situ," demikian Trubus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya