Berita

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menemui Gubernur Jakarta Pramono di Balai Kota DKI Jakarta/Ist

Bisnis

Cegah Pendaftar Dobel, Kemenhub Gunakan Aplikasi Khusus Mudik Gratis

SENIN, 03 MARET 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah pemudik dari Jakarta cukup besar. Maka diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 berjalan sukses.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat menemui Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk membahas persiapan angkutan Lebaran 2025, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 3 Maret 2025.

Sejumlah kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah akan menggelar program mudik gratis pada Lebaran tahun ini. Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menggunakan satu aplikasi yang dipakai semua penyelenggara mudik gratis. 


"Kita coba masukkan dalam satu program. Nanti dari Kemenhub akan memperkenalkan satu aplikasi untuk para penyelenggara. Sehingga itu bisa dibuat untuk double check pemudik yang melakukan prosedur pemesanan," urai Dudy.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya pendaftar mudik gratis secara dobel. Sebab pada tahun lalu banyak masyarakat yang mendaftar mudik gratis lebih dari satu penyelenggara. 

Sehingga, hal ini mengakibatkan kuota yang tercatat menjadi tak terpakai. Banyak pula bus yang berangkat dengan bangku kosong.

"Ini yang kita hindari. Jadi, memanfaatkan semaksimal mungkin semua program mudik gratis yang dilakukan oleh kementerian pemerintah daerah maupun lembaga. Begitu juga swasta," ungkap Dudy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya