Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kesepakatan Akuisisi Kian Dekat, Prada Bakal Beli Versace?

SENIN, 03 MARET 2025 | 12:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Prada akan mengakuisisi Versace dari Capri Holdings yang berbasis di Amerika Serikat (AS). 

Rencana akuisisi sudah terdengar sejak bulan lalu, dan saat ini kesepakatan tersebut semakin dekat setelah Prada menyetujui harga hampir 1,5 miliar Euro. 

Pembicaraan terkait akuisisi masih terus berlanjut. Sumber yang dikutip Bloomberg,  mengatakan bahwa rumah mode mewah yang berpusat di Milan dan Capri akan menyelesaikan kesepakatan setelah uji awal tidak menemukan risiko apa pun. 


Namun, bisa saja tiba-tiba situasi berubah, menurut sumber. 

Capri, yang membeli Versace pada tahun 2018 dengan harga sekitar 1,8 miliar Euro, belum berkomtar apa pun. 

Dikutip dari Blommberg, Senin 3 Maret 2025, disebutkan bahwa akuisisi potensial rumah mode yang didirikan oleh mendiang desainer Gianni Versace pada tahun 1978 akan memungkinkan Prada untuk menciptakan pemain Italia yang lebih besar untuk bersaing lebih baik dengan grup mewah global seperti LVMH dan Kering.

Pembelian tersebut akan menandai pembalikan tren dalam mode Italia setelah beberapa dekade di mana grup mewah domestik, termasuk Gucci dan Valentino, dibeli oleh pesaing asing.

Prada muncul sebagai salah satu pemenang sektor mewah di tengah kemerosotan global untuk barang-barang mode kelas atas. Penjualannya melonjak pada kuartal ketiga tahun lalu berkat merek Miu Miu, label yang populer di kalangan konsumen muda.

Perusahaan Italia itu telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mengevaluasi Versace dengan para penasihatnya, dan telah memperoleh akses eksklusif ke angka-angka keuangan dan penjualan. 

Versace melaporkan pendapatan sebesar 193 juta Dolar AS untuk kuartal ketiga tahun fiskal berjalan. Turun 15 persen dari tahun ke tahun. Selama periode yang sama, kerugian operasional merek tersebut melebar menjadi 21 juta Dolar AS dari semula 14 juta Dolar AS.

Capri, yang juga memiliki Michael Kors, menyewa Barclays untuk menjajaki opsi bagi beberapa perusahaan portofolionya setelah penggabungan senilai 8,5 miliar Dolar AS dengan Tapestry dibatalkan atas perintah pengadilan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya