Berita

Pengolahan air bersih di Jakarta/Ist

Nusantara

Pramono-Rano Ingin Seluruh Warga Nikmati Air Bersih pada 2030

SENIN, 03 MARET 2025 | 07:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Proyek cakupan 100 persen air bersih bagi seluruh warga Jakarta menjadi program yang harus cepat dicapai atau Quick Wins Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno alias Doel.

Pasalnya, proyek tersebut juga menjadi salah satu peningkatan dalam pelayanan publik di Jakarta.

"Quick Wins dalam arti Pak Pram bang Doel itu pengen seluruh warga Jakarta sampai dengan 2030 itu menikmati air tanpa ada kendala," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah dalam keterangannya, Senin 3 Maret 2025.


Ima mengakui, bahwa pengerjaan proyek cakupan 100 persen layanan air bersih memang butuh proses dan bertahap. 

Namun, kata Ima, Pramono-Rano ingin memastikan bahwa warga tidak mengalami kendala air selama ia menjabat sebagai gubernur Jakarta.

"Jadi ini menjadi proses memang bertahap, tapi ini yang menjadi tujuan beliau dalam janji kampanyenya, itu semua warga Jakarta sudah tidak ada kendala air lagi dalam 5 tahun ke depan," kata Ima yang juga Ketua Tim Transisi Pramono-Rano.

Ima menegaskan bahwa tim transisi tengah melakukan survei dalam sepekan ini. Adapun survei dilakukan terhadap lokasi-lokasi yang mana mencakup dalam peningkatan pelayanan publik.

"Iya hasil-hasil semua survei, karena memang bukan hanya PAM, keseluruhan tim transisi dalam minggu ini sedang survei ke lokasi-lokasi yang menjadi quick wins dari Mas Pram Bang Doel," kata Ima.

Diketahui, cakupan layanan 100 persen air minum di Jakarta pada tahun 2030 juga menjadi target utama PAM Jaya. Pencapaian yang diraih pada tahun 2024 menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mewujudkan visi besar tersebut.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya