Berita

Ilustrasi buruh PT Sri Rejeki Isman (Sritex)/Ist

Bisnis

Buruh Sritex Kena PHK Massal

Menanti Janji Prabowo Buka Jutaan Lapangan Kerja

MINGGU, 02 MARET 2025 | 08:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PHK massal yang terjadi di pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman  (Sritex) disayangkan Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno.

Sebanyak 10.969 karyawan Sritex dan anak perusahaannya menambah jumlah pengangguran di Tanah Air. Perusahaan tersebut ditutup per 1 Maret 2025.

"Kabar buruk di awal puasa. Semoga para pekerja Sritex dapat kerjaan baru yang layak," kata Adi lewat akun X miliknya, Minggu 2 Maret 2025.


Kondisi ini menjadi ujian bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam merealisasikan janji kampanye untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi jutaan rakyat. 

Diperlukan langkah nyata dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk memastikan para pekerja yang terdampak mendapatkan pekerjaan baru yang layak dan sesuai dengan keterampilan mereka.

"Pemerintah mesti buktikan, apa yang dilakukan hari ini, mulai makan bergizi gratis hingga efesiensi bisa ciptakan lapangan pekerjaan buat jutaan rakyat. Sesuai janji Pilpres," pungkas Adi.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya