Berita

Tangkapan layar akun Instagram RMOL.id

Politik

Netizen: Pena Wartawan Lebih Tajam dari Pelurumu

SABTU, 01 MARET 2025 | 00:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Buntut dari tindakan ajudan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang mengancam wartawan salah satu media nasional, netizen langsung beraksi.

Dilansir dari akun Instagram RMOL.id, Jumat, 28 Februari 2025, tindakan ajudan Panglima TNI langsung menjadi bulan-bulanan warganet. Mereka geram dengan arogansi oknum militer seperti ini.

Pena wartawan lebih tajam dan lebih jauh daripada pelurumu wahai serdadu,” tulis akun @handi.cahyono.


Pengawal sok mantaf,,gk tau aturan TNI ini ya,” kata akun @bdul_i_gayo2390.

Kendati Panglima TNI sudah minta maaf atas ulah ajudannya, namun cibiran warganet tidak berhenti sampai di situ.

Gampang ya minta maaf tapi kelakuan seperti itu tdk PANTAS bg pengawal org no 1 di TNI,” tulis akun @sugiman903.

Kejadian itu bermula usai Jenderal Agus menghadiri acara Baksos Polri Presisi Bersama Mahasiswa Untuk Masyarakat Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 27 Februari 2025.

Ketika hendak menuju kendaraannya, Panglima TNI diadang wartawan untuk dikonfirmasi mengenai dinamika yang terjadi, di antaranya kasus penyerangan Polres Tarakan oleh oknum TNI.

Padahal, Jenderal Agus saat itu berkenan untuk diwawancarai oleh wartawan mengenai insiden tersebut. Namun sontak, sang ajudan langsung menghardik wartawan.

"Kau memang tidak di-briefing?" tanya seorang oknum ajudan berseragam TNI AU.

"Di-briefing apa ya? Saya baru datang," kata seorang jurnalis. 

Lalu, seorang ajudan Panglima TNI lainnya yang tidak memakai baju dinas mengancam akan 'menyikat' jurnalis tersebut. 

"Kutandai muka kau, ta’sikat raimu (wajah)," bentak salah seorang ajudan.  

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya