Berita

Direktur Utama BRI Sunarso bersama Presiden Prabowo Subianto/Istimewa

Bisnis

Bank Emas Bisa Tambah PDB hingga Rp245 Triliun, Begini Penjelasan Dirut BRI

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 19:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank emas diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian Indonesia dengan potensi tambahan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun.

Dijelaskan Direktur Utama BRI, Sunarso, ada dua alasan utama mengapa layanan bank emas dapat memberikan kontribusi besar terhadap PDB.

Pertama, bank emas berperan dalam menarik emas milik masyarakat yang saat ini berada di luar sistem keuangan formal. Sunarso menyebut ada sekitar 1.800 ton emas yang dimiliki masyarakat dan belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan adanya bank emas, emas tersebut dapat dimonetisasi sehingga menambah likuiditas pembangunan.


“Maka kemudian, laju pertumbuhan ekonomi, laju pembangunan ekonomi bisa dipacu dengan adanya tambahan likuiditas pembangunan yang berasal dari monetisasi emas,” ujar Sunarso dalam keterangan resmi, dikutip Jumat 28 Februari 2025.

Kedua, bank emas memungkinkan Indonesia memanfaatkan cadangan emas tersebut untuk diproduksi menjadi produk turunan, sehingga meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Dengan demikian, kebutuhan bahan baku emas dapat dipenuhi secara domestik tanpa harus mengandalkan impor dalam jumlah besar.

“Itu yang diperkirakan akan mampu menyerap tambahan 1,8 juta tenaga kerja baru, kemudian akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sisi nominal sekitar Rp245 triliun menyumbang kepada PDB,” terangnya.

Sebagai induk holding ultramikro yang menaungi Pegadaian dan PNM, BRI turut berperan dalam ekosistem bank emas, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya.

“Ada yang lewat BRI langsung karena kan kita fasilitasi dengan BRImo transaksinya. Tapi kemudian ada juga lewat Pegadaian. Di Pegadaian nanti yang akan punya potensi pertumbuhan, dan itu nanti akan support pertumbuhannya BRI," ujar Sunarso.

BRI sendiri telah menghadirkan Fitur Investasi Emas pada superapps BRImo sejak Februari 2024. Fitur ini memungkinkan masyarakat berinvestasi emas dengan nominal terjangkau, mulai dari Rp10 ribu. Hingga Desember 2024, volume transaksi dari fitur ini telah mencapai Rp279,8 miliar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya