Berita

Dubes KBRI Beijing, Djauhari Oratmangun di acara media gathering/Ist

Dunia

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Perkuat Hubungan Indonesia-Tiongkok

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 18:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing kembali mengadakan acara Media Gathering bertajuk "Kabar Terkini dari Indonesia". 

Acara yang dihadiri lebih dari 60 jurnalis dari berbagai media terkemuka di Tiongkok bertujuan untuk memperbarui informasi mengenai perkembangan Indonesia sekaligus memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin antara kedua negara.  

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyampaikan apresiasi kepada media yang berperan dalam memperkenalkan Indonesia kepada publik Tiongkok.  


"Media memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara kedua negara. Kami sangat menghargai kerja sama media dalam mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang Indonesia," ujar Dubes Djauhari, seperti dimuat dalam keterangan yang dilihat redaksi pada Jumat, 28 Februari 2025.

Acara ini juga menjadi momentum untuk menyoroti peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok. 

Dubes Djauhari menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyebarkan semangat kerja sama dan momentum perayaan ini. Dalam paparannya, ia juga membahas arah kebijakan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.  

"Presiden Prabowo berkomitmen untuk membawa Indonesia mewujudkan Visi Emas Indonesia 2045," ujar Dubes Djauhari.  

Ia menambahkan bahwa pemerintahan saat ini berfokus pada peningkatan ketahanan nasional melalui penguatan sektor pangan, energi, digital, dan pertahanan.  

Secara ekonomi, Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,1 persen pada 2025. 

Faktor-faktor yang mendukung stabilitas ini antara lain kebijakan fiskal yang berkelanjutan, konsumsi domestik yang solid, serta investasi di sektor prioritas seperti hilirisasi, keamanan energi dan pangan, serta ekonomi digital.  

Sejumlah program sosial, seperti Makan Bergizi Gratis untuk siswa dan Cek Kesehatan Gratis, juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

Dalam sesi selanjutnya, sejumlah pejabat KBRI Beijing memaparkan perkembangan kerja sama bilateral di berbagai sektor.  

Atase Perdagangan, Budi Hansyah, menyampaikan bahwa berdasarkan data Kepabeanan Tiongkok (General Administration of Customs China/GACC), Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai perdagangan mencapai 147,78 miliar dolar AS pada 2024, meningkat 6,4 persen dibanding tahun sebelumnya.  

Di bidang investasi, realisasi investasi Tiongkok di Indonesia mencapai 8,1 miliar dolar AS, naik 9,4 persen dari tahun sebelumnya, sementara investasi dari Hong Kong tercatat sebesar 8,2 miliar dolar AS.

Sementara itu, di sektor pariwisata, jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia pada 2024 mencapai 1,1 juta orang. KBRI Beijing terus aktif mempromosikan destinasi Bali and Beyond, menampilkan kekayaan alam dan budaya Indonesia.  

Di bidang pendidikan dan kebudayaan, kerja sama juga semakin erat melalui program pertukaran budaya dan pendirian pusat kebudayaan Indonesia di berbagai universitas di Tiongkok.  

KBRI Beijing juga mendorong pemanfaatan program Golden Visa yang mulai diluncurkan tahun lalu. Program ini memberikan kesempatan bagi investor asing untuk tinggal dan berinvestasi di Indonesia dalam jangka panjang, terutama di sektor yang mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).  

Sebagai bagian dari acara, Einar Tangen, komentator terkemuka dari CGTN (China Global Television Network), memberikan pandangannya mengenai perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok.  

"Dalam tujuh tahun terakhir, perdagangan Indonesia-Tiongkok meningkat hampir dua kali lipat. Investasi Tiongkok di Indonesia juga mengalami lonjakan signifikan, terutama dalam hilirisasi industri yang memberikan nilai tambah pada sumber daya alam Indonesia serta menciptakan lapangan kerja," ujar Einar.  

Dubes Djauhari menutup acara dengan menyampaikan harapan agar kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Tiongkok semakin intensif di berbagai sektor.  

"Memanfaatkan momentum perayaan 75 tahun hubungan diplomatik, kami berharap kerja sama yang saling menguntungkan ini semakin kuat. Media akan selalu menjadi mitra penting dalam perjalanan ini," pungkasnya.  

Di akhir acara, Dubes Djauhari juga mengadakan wawancara eksklusif dengan lima media terkemuka di Tiongkok, membahas kerja sama ekonomi dan rencana perayaan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya