Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Membangun Nilai Spiritual sebagai Penyeimbang Pedoman Hidup

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perkembangan zaman membuat segala informasi berkembang lebih cepat.

Pendiri Yayasan Insan Madina, Henny Riyanto, mengatakan, penting bagi siswa untuk selalu belajar, dan beradaptasi tentang segala perkembangan yang ada.

"Kita menyadari bahwa perkembangan zaman tentu akan membuat segala informasi berkembang lebih cepat. Sehingga, penting bagi siswa untuk selalu belajar, dan beradaptasi tentang segala perkembangan yang ada. Begitu juga dengan kita selaku orangtua, tentu perlu peningkatan diri untuk tetap menjadi panutan bagi anak-anak," ujar Henny Riyanto, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 28 Februari 2025. 


Menurutnya, di Madina Islamic International School, para siswa diberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri, serta mengembangkan kapasitas diri dalam belajar hal apa pun. 

Bahkan, selain mempertajam potensi akademis para siswa, Madina Islamic International School juga mengintegrasikan nilai spiritual, sebagai penyeimbang dalam pedoman hidup.

Hal itu sesuai dengan komitmen Madina Islamic International School dibawah naungan Yayasan Insan Madina,  untuk mendidik para siswa yang berkompeten, baik untuk urusan akademik, maupun spiritual. 

Sekolah yang berbasis Islam, sekaligus bertaraf Internasional di Tebat, Jakarta, ini  terdiri dari tiga unit dengan  jenjang Pendidikan; Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), serta Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

"Selain ilmu sosial, serta ilmu pengetahuan alam, ilmu agama Islam harus tetap dipegang teguh. Hal ini agar kita dapat menciptakan generasi yang baik akhlak, dan perilakunya. Juga, ini bisa menumbuhkan generasi yang bisa bersaing secara global, mampu membangun peradaban, serta mempunyai integritas baik secara spiritual, moral, dan intelektual," jelas Henny.

Bahkan, Henny menambahkan, jika unsur akademik dan spiritual mampu dijalankan bersama, Madina Islamic International School diharapkan bisa mencetak generasi penerus, yang mampu menyamai berbagai tokoh intelektual Islam masa lalu, seperti; Ibnu Sina, di bidang kedokteran modern & ilmu kedokteran; Al-Khawarismi, penemu aljabar dan algoritma; Jabir Ibnu Haiyan, Bapak kimia dunia; Ibnu Khaldun, bidang ilmu sosial; serta Abu Ubaid, bapak pendiri Ilmu Ekonomi.

"Oleh karena itu, kami selalu berkomitmen untuk menyelaraskan unsur akademik, dengan spiritual sebagai pedoman dalam mempelajari segala hal yang berguna bagi siswa. Selain itu, para siswa juga diharapkan agar sukses dalam kehidupannya,  sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa di dunia, maupun bekal amal ibadah di akhirat," tambah Henny.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya