Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Trump Cabut Izin Chevron di Venezuela, Harga Minyak Langsung Melejit

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sempat anjlok selama beberapa hari, harga minyak naik signifikan lebih dari 2 persen pada perdagangan Kamis, 27 Februari 2025.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent naik sebesar 1,51 Dolar AS atau 2,1 persen dan ditutup pada harga 74,04 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS meningkat 1,73 Dolar AS atau 2,5 persen menjadi 70,35 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga ini terutama dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang mencabut lisensi operasi Chevron di Venezuela. 


Langkah ini menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global, mengingat Chevron sebelumnya mengekspor sekitar 240.000 barel per hari dari Venezuela, lebih dari seperempat total produksi minyak negara tersebut. 

Tanpa lisensi tersebut, Chevron tidak dapat lagi mengekspor minyak mentah Venezuela, dan kilang minyak AS dilarang membeli minyak dari PDVSA, perusahaan minyak negara Venezuela, karena sanksi yang diberlakukan Amerika Serikat. 

"Keluarnya Chevron dapat mengurangi produksi (minyak) Venezuela, sehingga memberikan kapasitas OPEC+ untuk meningkatkan produksi. Jika ini terjadi, penyuling minyak pesisir AS dapat menanggung biaya pengadaan yang lebih tinggi," kata analis TD Cowen dalam sebuah catatan.

Par analis menilai, jika OPEC+ tidak meningkatkan pasokan, harga minyak mentah bisa meningkat tajam, yang akan memukul kilang minyak AS.

Selain itu, investor juga memantau perkembangan terkait potensi kesepakatan damai di Ukraina, yang dapat mempengaruhi aliran minyak dari Rusia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya