Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Melemah Jumat Pagi

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Jumat 28 Februari 2025.

Indeks ASX 200 Australia turun 0,86 persen. Indeks berlanjut turun 0,79 persen atau 65,6 poin) ke 8.202,6. 

Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka melemah 1,54 persen. Kosdaq jatuh 1,69 persen.


Nikkei 225, Jepang melemah 2,63 persen, sedangkan Topix turun 0,68 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan masih akan menghadapi tekanan penurunan, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan menyusut 1,89 persen ke level 6.475. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF    ( EIDO ), di New York Stocks Exchange jatuh 3,45 persen ke level 16,39 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan bervariasi cenderung turun, 

Di Amerika Serikat (AS), pasar ditutup melemah. Investor fokus pada data yang menunjukkan ekonomi AS  melambat. Saham-saham produsen chip jatuh dengan Nvidia turun 8,5 persen.

Bursa saham utama Eropa juga melemah. Investor mengevaluasi dampak tarif potensial AS terhadap Uni Eropa yang membuat Uni Eropa bereaksi dengan memberikan balasan. 

Sementara, Dolar AS yang menguat membuat harga emas turun.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya