Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Lesu, Saham Produsen Chip Berjatuhan

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Kamis 27 Februari 2025 waktu setempat.

Saham produsen chip Nvidia merosot setelah laporan triwulanannya gagal menghidupkan kembali reli AI. 

Dikutip dari Reuters, S&P 500 ditutup turun 1,59 persen atau 94,49 poin menjadi 5.861,57. 


Nasdaq Composite Index melemah 2,78 persen atau 530,84 poin menjadi 18.544,42. 

Dow Jones Industrial Average melemah 0,45 persen atau 193,62 menjadi 43.239,50. 

Laporan keuangan yang kurang menguntungkan membuat saham Nvidia terjerembab 8,5 persen.

Saham produsen chip Broadcom juga kehilangan lebih dari 7 persen. Saham Advanced Micro Devices jatuh 5 persen. 

Dengan laporan kinerja dan prospek Nvidia yang gagal mengesankan investor yang memiliki ekspektasi tinggi, sahamnya kini merosot hampir 20 persen dari rekor penutupan tertingginya pada 6 Januari.

"Laporan keuangan Nvidia bagus, tetapi tidak seperti keuntungan besar yang mereka hasilkan selama beberapa waktu," kata Scott Welch, Chief Investment Officer Certuity.

Volume di bursa Wall Street sangat tinggi, dengan 15,8 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 15,3 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Di bursa Eropa, saham-saham otomotif tersungkur sejak Trump mengumumkan memberlakukan tarif timbal balik sebesar 25 persen untuk mobil Eropa dan barang-barang lainnya. 

Saat ini, investor juga fokus pada data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulanan, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve,yang akan dirilis Jumat.

Saham Salesforce melemah 4 persen setelah penjual perangkat lunak bisnis tersebut memperkirakan pendapatan tahun fiskal 2026 di bawah ekspektasi.

Saham Warner Bros Discovery melonjak 4,8 persen setelah memperkirakan laba streaming akan berlipat ganda tahun ini.

Laba McDonald's juga menguat 1,87 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya