Berita

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Pemerintah Perkuat Validitas Data Atasi Kemiskinan Ekstrem

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah terus memperkuat upaya penghapusan kemiskinan ekstrem dengan memastikan validitas data yang digunakan dalam program-program bantuan sosial. 

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam rapat tingkat menteri yang digelar Kamis siang, 27 Februari 2025.

"Tanpa data yang akurat, kemiskinan ekstrem tidak akan hilang," kata sosok yang akrab disapa Cak Imin itu.


Muhaimin menekankan pentingnya peran setiap kementerian dan lembaga dalam menyempurnakan Data Terpadu Sasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Nasional (DTSEN). 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tanggung jawab penuh dari setiap pihak terkait dalam proses ini.

"Tidak kalah penting, pelibatan kepala daerah melalui ground checking untuk memeriksa validitas DTSEN akan dilakukan untuk memastikan data akurat," jelasnya.

Langkah ini bertujuan memastikan bahwa data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dengan penguatan akurasi data dan sinergi antarlembaga, pemerintah optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya