Berita

Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf/RMOL

Nusantara

BP Haji Siap Audit Ulang Antrean 5 Juta Jemaah Haji

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 20:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Penyelenggara (BP) Haji berencana melakukan audit terhadap daftar antrean jemaah haji yang saat ini tercatat mencapai 5 juta orang. 

Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi data serta mengidentifikasi kemungkinan pengurangan jumlah antrean.

"Kami akan melakukan audit ulang untuk memastikan apakah angka tersebut benar. Bisa jadi jumlahnya tidak sebanyak itu, dan ada beberapa faktor yang dapat menguranginya," ujar Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf, di Jakarta, Kamis 27 Februari 2025.


Meski demikian, Irfan mengatakan antrean haji juga bergantung dengan jatah kuota dari pemerintah Arab Saudi.

Irfan juga menyoroti visi negara itu untuk meningkatkan kapasitas jamaah haji menjadi 5 juta orang pada tahun 2030, atau dua kali lipat dari jumlah saat ini. 

Jika rencana tersebut terealisasi, maka kuota haji Indonesia juga berpotensi meningkat signifikan, yang akan berdampak pada pemangkasan waktu tunggu jamaah.

"Kalau itu terlaksana berarti juga kuota kita akan 2 kali lipat. Dan itu akan mengurangi antrean yang cukup panjang. Tapi tetap pertanyaannya siapkah kita? Jadi kalau kita sudah siap, kita pasti akan berusaha menambah," tuturnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya